wartakini.id – Musim kemarau panjang yang mengancam pasokan air di berbagai penjuru negeri kini mulai menemukan titik terang. Kementerian Pekerjaan Umum PU telah bergerak cepat, menanggulangi hampir 500 lokasi krisis air di seluruh Indonesia hingga awal Agustus 2026. Upaya masif ini berhasil menyelamatkan ribuan hektar lahan pertanian dan memastikan akses air bersih bagi ratusan ribu penduduk.
Baca Juga
Menteri PU Dody Hanggodo menegaskan bahwa penanganan krisis air merupakan prioritas utama. Menurutnya, air adalah fondasi esensial bagi pembangunan berkelanjutan dan produktivitas masyarakat, terutama di tengah dinamika global yang penuh ketidakpastian. Pernyataan ini disampaikan dalam rilis resmi pada Kamis 6 Agustus 2026.

Data terbaru menunjukkan bahwa dari total 492 lokasi yang menjadi target penanganan, 105 titik berfokus pada sektor pertanian. Ini mencakup perlindungan terhadap 22.210 hektar lahan persawahan dari ancaman kekeringan. Sementara itu, 387 titik lainnya didedikasikan untuk penyediaan air bersih di kawasan permukiman, melayani kebutuhan vital 155.228 jiwa.
Hingga saat ini, sebagian besar pekerjaan telah rampung. Sebanyak 442 lokasi telah berhasil ditangani sepenuhnya, menyisakan 50 lokasi lain yang masih dalam tahap penyelesaian.
Pulau Jawa menjadi wilayah dengan intervensi paling masif, mencatat 305 lokasi penanganan. Di sana, lebih dari 12.875 hektar sawah berhasil diselamatkan, dan air bersih disalurkan kepada 125.540 penduduk. Diikuti oleh Sumatra dengan 31 lokasi, yang melindungi 177 hektar sawah dan melayani 3.368 jiwa.
Wilayah Kalimantan Bali dan Nusa Tenggara juga tak luput dari perhatian, dengan 81 lokasi yang mencakup 801 hektar sawah dan melayani 15.900 jiwa. Di Sulawesi, 49 lokasi berhasil menjaga 7.799 hektar sawah dan menyediakan air bersih bagi 7.153 jiwa. Terakhir, di Maluku Maluku Utara dan Papua, 10 lokasi penanganan memberikan dampak positif bagi 618 hektar sawah dan 3.267 jiwa. Upaya ini menunjukkan komitmen pemerintah dalam menjaga ketahanan air nasional.





































