wartakini.id – Di tengah kekhawatiran global terkait penarikan massal (recall) puluhan ribu unit SUV Jaecoo J7 di beberapa negara, Jaecoo Indonesia memberikan jaminan tegas. Pihak pabrikan memastikan bahwa unit Jaecoo J7 yang dipasarkan di tanah air sepenuhnya aman dan tidak termasuk dalam program recall tersebut.

Related Post
Sebelumnya, Omoda & Jaecoo secara resmi mengumumkan penarikan kembali sebanyak 19.758 unit SUV Jaecoo J7. Kampanye recall ini melanda beberapa pasar internasional setelah teridentifikasi adanya cacat desain pada sistem kabel kontrol kelistrikan kendaraan. Cacat ini berpotensi memicu hilangnya daya secara tiba-tiba saat mobil sedang beroperasi, yang tentu saja menimbulkan risiko kecelakaan serius bagi pengemudi dan penumpang.

Menepis kekhawatiran tersebut, Head of Marketing Jaecoo Indonesia, Ilham Pratama, menjelaskan perbedaan fundamental antara unit yang ditarik dengan yang beredar di Indonesia. Menurut Ilham, Jaecoo J7 yang dipasarkan di Indonesia memiliki spesifikasi dan proses perakitan yang berbeda, karena telah dirakit secara lokal di dalam negeri.
"Bahwa J7 yang diproduksi di Indonesia beda dengan di Australia, misalnya. Sehingga tidak termasuk ke dalam program recall," tegas Ilham saat dihubungi wartakini.id. Ia menambahkan bahwa setiap unit J7 yang dijual di Indonesia berada dalam kondisi normal, telah melalui serangkaian proses kontrol kualitas yang ketat, dan sesuai dengan standar yang berlaku. Pernyataan ini diharapkan dapat menenangkan konsumen Jaecoo J7 di Indonesia.








Tinggalkan komentar