Terungkap Proyek Rp17 T Ubah Wajah Peternakan RI

Author Image

Masih Lionel

26 September 2026, 16:23 WIB

wartakini.id – Pemerintah Indonesia tengah menggeber proyek ambisius senilai Rp17 triliun untuk merevolusi sektor peternakan nasional. Inisiatif raksasa ini dirancang untuk memperkuat kedaulatan pangan sekaligus menjamin pasokan ayam telur dan susu yang stabil bagi seluruh masyarakat. Targetnya lima kawasan strategis rampung pada 2027 mendatang.

Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman mengungkapkan bahwa langkah strategis ini merupakan implementasi arahan langsung dari Presiden Prabowo Subianto untuk memajukan industri peternakan tanah air. Dana fantastis tersebut akan dialokasikan untuk pengembangan ekosistem peternakan di berbagai penjuru negeri.

Terungkap Proyek Rp17 T Ubah Wajah Peternakan RI
Gambar Istimewa : img.okezone.com

Amran menambahkan lima fasilitas kunci seperti pabrik pakan dan pusat pembibitan anak ayam atau DOC dijadwalkan selesai tahun depan. Insyaallah kelima lokasi ini akan diresmikan pada tahun yang sama.

Sebagai permulaan pembangunan difokuskan pada lima area vital yaitu Lampung Jawa Timur Sulawesi Selatan Nusa Tenggara Barat dan Gorontalo. Untuk tahap awal ini pemerintah telah menyiapkan anggaran sekitar Rp22 triliun.

Mentan Amran menegaskan bahwa dana sebesar Rp22 triliun telah cair dan disetujui Presiden untuk lima lokasi tersebut. Sementara total investasi yang disiapkan pemerintah mencapai Rp17 triliun yang akan tersebar di berbagai wilayah lainnya.

Proyek di lima kawasan ini terus digenjot dan ditargetkan tuntas tahun depan. Dukungan finansial dan kelengkapan administratif telah rampung sehingga pekerjaan di lapangan dapat berjalan lebih cepat.

Kawasan peternakan ini dirancang sebagai ekosistem terpadu menyeluruh. Tidak hanya menghasilkan produk hewani namun juga membangun rantai pasok dari hulu ke hilir. Mulai dari produksi pakan pembibitan budidaya ayam produksi telur hingga pengembangan sapi perah dan susu.

Integrasi ini juga bertujuan mendukung program Makan Bergizi Gratis MBG dengan memastikan pasokan ayam telur dan susu yang cukup dari produksi dalam negeri. Mentan Amran menjelaskan bahwa pendekatan holistik ini akan memastikan ketersediaan pangan bergizi dari hulu hingga hilir.

Penguatan industri pakan menjadi elemen krusial dalam ekosistem ini. Jagung sebagai bahan baku utama pakan akan dipasok dari sentra produksi di sekitar kawasan peternakan. Amran mencontohkan jagung bisa berasal dari Bone Soppeng atau kabupaten tetangga lainnya.

Pembangunan pabrik pakan di dekat sentra produksi jagung akan menciptakan rantai pasok yang efisien dan memangkas biaya logistik. Jagung tidak perlu lagi dikirim jauh untuk diolah menjadi pakan lalu dikembalikan ke sentra peternakan. Ini akan jauh lebih murah daripada mengirim jagung ke Surabaya atau Jakarta lalu dikembalikan sebagai pakan.

Selain pabrik pakan pemerintah juga membangun fasilitas pembibitan atau DOC untuk menjamin ketersediaan bibit ayam di dalam negeri. Dengan adanya fasilitas ini kebutuhan DOC dapat dipenuhi lebih dekat dengan sentra produksi tanpa perlu mengambil dari tempat lain.

Related Post