Rahasia Uang Rp100 Ribu Jadi Incaran Kolektor

Author Image

Masih Lionel

23 September 2026, 10:23 WIB

wartakini.id – Jagat maya tengah diramaikan oleh perburuan sengit terhadap selembar uang kertas pecahan Rp100.000. Bukan sembarang lembaran rupiah uang ini menjadi pusat perhatian karena memuat tanda tangan unik dari dua tokoh penting: Purbaya Yudhi Sadewa sebagai Menteri Keuangan dan Perry Warjiyo sebagai Gubernur Bank Indonesia. Keistimewaan kombinasi tanda tangan ini diyakini akan menjadikannya harta karun bagi para kolektor.

Fenomena kelangkaan uang seratus ribu rupiah ini berakar pada masa jabatan Purbaya Yudhi Sadewa yang tergolong sangat singkat sebagai Menteri Keuangan. Ia hanya menduduki posisi strategis tersebut selama satu tahun lima hari. Periode yang begitu singkat ini secara otomatis membatasi jumlah cetakan uang yang beredar dengan tanda tangannya menjadikannya barang langka yang diburu. Tak hanya itu tanda tangan Perry Warjiyo yang juga tertera semakin menambah nilai historis dan keunikan lembaran uang tersebut.

Rahasia Uang Rp100 Ribu Jadi Incaran Kolektor
Gambar Istimewa : img.okezone.com

Kabar mengenai potensi nilai koleksi uang ini telah menyebar luas di berbagai platform media sosial khususnya X. Banyak warganet memprediksi bahwa uang cetakan yang ditandatangani oleh Purbaya dan Perry ini akan menjadi incaran utama para kolektor di masa mendatang. Mereka berpendapat bahwa kelangkaan ini adalah investasi yang menjanjikan mengingat jejak singkat Purbaya di kursi Menkeu.

Pencantuman tanda tangan pada uang rupiah bukanlah tanpa dasar hukum. Hal ini diatur secara ketat dalam Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2011 tentang Mata Uang yang kemudian diperkuat oleh Undang-Undang Nomor 4 Tahun 2023 tentang Pengembangan dan Penguatan Sektor Keuangan P2SK. Aturan ini menegaskan bahwa setiap uang kertas rupiah wajib memuat tanda tangan perwakilan pemerintah yakni Menteri Keuangan dan perwakilan Bank Indonesia yaitu Gubernur BI sesuai dengan periode produksi dan penetapan. Saat ini posisi Menteri Keuangan telah diemban oleh Suahasil Nazara sementara jabatan Gubernur BI kini dipegang oleh Destry Damayanti. Pergantian ini semakin mengukuhkan bahwa uang dengan tanda tangan Purbaya-Perry adalah bagian dari sejarah yang tak akan terulang.

Related Post